3 Cara Meningkatkan Mobile Conversion Toko Online

853972698

Pengguna perangkat mobile yang terus tumbuh besar di tahun 2016, tentu akan membuat banyak orang untuk mengakses toko online melalui telepon genggam mereka dibandingkan melalui desktop.

Dan saat ini Anda-pun sudah tidak bisa lagi untuk mengabaikan toko online untuk versi mobile, sangat-lah penting untuk memberikan pengunjung website Anda desain yang tepat untuk mobile dan tentunya cepat diakses.

Dengan memasukkan semua konten dan gambar tentunya akan membuat mobile site akan berat dan lamban untuk dibuka, itu akan berdampak buruk bagi user experience. Hasil study-pun mengatakan jika Anda menduplikasi website mobile ecommmerce Anda dengan versi desktop, yang terjadi adalah ketika pelanggan membuka website mobile menggunakan perangkat telfon genggamnya, akan 6 x lebih lambat dibandingkan melalui desktop.

Delay tersebut sangat fatal mengingat 1 detik delay bisa diartikan Anda bisa kehilangan conversion sebesar 7% . WOW!

517005640

Jadi apa yang harus Anda lakukan?

Jangan khawatir kami akan membantu untuk optimize mobile ecommerce Anda. Berikut langkah – langkah yang bisa dilakukan :

  1. Tampilan Fungsional
    Singkirkan Navigasi yang rumit, Kategori yang super banyak ataupun produk kategori yang super detil. Plis singkirkan hal – hal tersebut dari mobile site. Tidak berhenti disitu, Anda juga butuh untuk meredesign layout website Anda sehingga memudahkan eksperience dari user. Namun, perlu diingat jangan biarkan calon pelanggan untuk scroll kebawah terlalu banyak untuk mencari detail produk Anda, idenya kamu bisa memanfaatkan video untuk detil produk Anda.
  2. Kecepatan Website adalah Nomor 1
    Anggap tidak semua pelanggan tidak terkoneksi wifi. Tidak ada hal yang paling menyebalkan daripada membuka halaman website yang pelan melalui telefon genggam. Calon pelanggan pasti berharap bisa membuka website Anda secepat saat membuka di desktop, sayangnya kecepatan koneksi pada mobile tidak secepat di desktop. Cara untuk menyelesaikannya tentunya dengan berkonsultasi dengan pembuat back end bagaimana mereka untuk membuat coding yang mudah dan cepat diakses.
  3. Proses Checkout yang Mudah
    Salah satu proses yang menentukan apakah calon pembeli akan melakukan pembayaran atau hanya mendiamkan kantong belanja Anda adalah saat proses checkout, dengan layar telefon genggam yang cukup kecil, calon pelanggan diharuskan mengisi 5 – 6 kolom data informasi mereka, kami rasa mereka akan segera menutup website Anda dan beralih ke toko online lainnya dan itu bisa saja kompetitor Anda. Tentunya Hal itu tidak mau terjadi pada toko online Anda, kami bantu berikan solusinya.

Kuncinya jangan biarkan calon pembeli untuk mengisi fields terlalu banyak karena itu akan sangat menggangu, cukup seperlunya yaitu dengan mempermudah user dengan cukup mengisi email atau bisa sign up melalui akun social media seperti facebook, twitter ataupun akun gmail. Mudah bukan?

 

Pentingnya Membangun Toko Online dari Sekarang

131575381

Anda sudah mempunyai toko offline ? Saat yang tepat untuk mengembangkan bisnis Anda melalui bisnis online. Untuk memasuki bisnis online bisa melalui berbagai cara, bisa melalui social media, pemain e-commerce seperti tokopedia, bukalapak atau bisa dengan membangun toko online Anda sendiri.

Memiliki toko online dengan nama bisnis Anda sendiri memiliki beberapa kelebihan, seperti kredibilitas perusahaan yang terlihat profesional dan bisa melakukan promosi marketing secara langsung ke toko online Anda. Selain itu, ada juga berbagai alasan lainnya. Berikut ini ulasannya. 

Tingginya pengguna internet di Indonesia

Pengguna internet di Indonesia mencapai 80 juta pengguna di tahun 2016, ini 30% dari total penduduk di Indonesia dan tentunya akan terus meningkat setiap tahunnya. Jika dihitung 0,1% dari total jumlah pengguna internet dan didukung marketing yang handal, 80.000 orang bisa saja mengunjungi toko online Anda. Menarik bukan?

Kecepatan internet yang semakin cepat

Dengan kecepatan rata – rata kecepatan internet 1.7 mbps untuk broadband dan banyaknya provider untuk telepon genggam yang menawarkan servis LTE / 4G. Sekarang untuk membuka website toko online yang notabene produknya mencapai ribuan, tidak menjadi masalah.

Pembayaran yang terpercaya

547017289

Sekarang metode pembayaran di toko online sudah sangat mudah dan terpercaya. Ada puluhan vendor di Indonesia yang menawarkan cara pembayaran dengan berbagai macam metode sehingga memudahkkan dan dipercaya oleh customer. Dan juga dari sektor perbankan tidak ketinggalan turut serta meramaikan metode pembayaran untuk bisnis e-commerce, seperti Sakuku dari BCA yang baru – baru ini diluncurkan.

Baca juga: Pembayaran Bisnis E-commerce Masih Didominasi Bank Transfer 

Toko offline yang tidak merata

Ya, Toko offline di Indonesia tidak merata, terutama untuk brand dengan nama – nama besar yang hanya berada di kota – kota besar. Hal ini sangat membuka peluang Anda untuk membuka toko online, karena Anda bisa memperluas pasar penjualan sampai ke seluruh Indonesia bahkan Internasional. Berdasarkan data dari CLSA, 66% penduduk di luar Jawa rela untuk membelanjakan uangnya Rp 250.000 lebih banyak di toko online dibanding orang yang tinggal di Jawa. Hal itu disebabkan tadi, ya karena toko offline yang mereka inginkan hanya berada di kota – kota besar.

Biaya yang lebih hemat

Membangun toko online terkesan mahal. Nyatanya fakta ini perlu dibandingkan saat Anda membangun toko offline, sewa tanah ? Renovasi ? Furniture ? Gaji pegawai ? Belum lagi biaya marketing. Berapa besar modal yang Anda butuhkan.?

Untuk membuat toko online, Anda hanya perlu menyiapkan website yang scalable. Tentunya dengan memilih partner yang tepat seperti 8Commerce, maka toko online Anda akan menghasilkan profit.

Banyaknya jumlah populasi anak muda

641187192

Populasi di Indonesia yang mencapai ratusan juta, 51% nya diisi oleh anak muda yang berumur di bawah 30 tahun. Tentunya anak muda ini lah yang sering menggunakan internet dan suka untuk berbelanja di toko online.

Baca juga: Ingin Membuat Toko Online Gratis? Coba 7 Tool E-commerce 

 

Berikut Ini 3 Hal Penting dalam Manajemen Pemasaran E-commerce

ecommercePemasaran situs e-commerce adalah kunci utama bagi sebuah perusahaan mendapatkan keuntungan. Pemasaran di Indoensia sendiri dapat dilakukan dengan berbagai metode, tapi jika tahapan tersebut tidak dapat dilakukan dengan baik maka akan gagal. Oleh karena itu, penting bagi setiap perusahaan untuk memastikan semua elemen untuk membawa sebuah keuntungan pada website e-commerce.

Di sini, para pengelola situs e-commerce perlu memiliki catatan penting untuk tahap pemasaran, baik jangka pendek ataupun panjang dengan memperhitungkan biaya yang ada. Berikut ini ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam pemasaran situs e-commerce.

Tujuan

Anda harus menentukan tujuan website e-commerce yang akan dikelola. Hindari membuat tujuan yang terlalu sempit, sebaliknya buatlah yang terfokus. Misalnya, Anda ingin menjalankan fashion e-commerce maka Anda perlu memfokuskan website e-commerce kepada fashion. Di dalam tujuan, Anda perlu mengidentifikasi target konsumen yang terbagi menjadi tiga, yaitu konsumen dengan penghasilan ke bawah, menengah ke bawah, dan menengah ke atas.

673112025

Strategi

Strategi yang bisa Anda terapkan adalah sebagai berikut:

  • Mengidentifikasi kebutuhan konsumen
  • Mengidentifikasi wilayah dan konsumen
  • Promosi e-commerce
  • Membuat keputusan konsumen yang menggunakan produk Anda

Taktik

Taktik ini tergantung pada strategi yang  telah dibuat, misalnya Anda mencari target pengunjung website maka mengoptimalkan SEO adalah alternatif terbaik.

Itu dia tiga hal penting harus Anda perhatikan dalam memasarkan situs e-commerce. Perlu diingat bahwa strategi bukanlah tujuan, tapi strategi untuk mencapai tujuan. Sementara itu, taktik adalah cara untuk mewujudkan suatu strategi.

 

Infografis: Menjadi Pemasar yang Baik di Media Sosial (Part 1)

Menjadi Pemasar yang baik di media social - 8commerceSaat ini, media sosial menjadi salah satu platform pemasaran yang paling potensial. Besarnya potensi pasar ini menarik perhatian 83% para pemasar dalam memanfaatkan pemasaran di media sosial untuk meningkatkan penjualan dan identitas brand. Jika bisnis Anda saat ini berjalan dengan kurang baik, media sosial bisa dimanfaatkan untuk memberikan hasil yang positif. Bagaimana cara menjadi pemasar yang baik di media sosial? Berikut 8commerce sudah merangkumnya dalam infografis. 

MENJADI PEMASAR YANG BAIK DI MEDIA SOSIAL (PART 1)_LincGroup_Infografis_Oktober2017-01

5 Strategi Konten Pemasaran Untuk E-Commerce pada Tahun 2017


1
Konten pemasaran adalah hal penting yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari tim pemasaran di setiap perusahaan. Traffic yang dihasilkan dari konten pemasaran ini adalah delapan kali lebih tinggi dibandingkan dengan konten lainnya. Padahal biaya yang dihabiskan konten pemasaran hanya sekitar 62 persen kurang dari outbound marketing.

Sebuah riset oleh Content Marketing Institute di Amerika Utara mengungkapkan bahwa 86 persen pemasaran menggunakan konten pemasaran. Penelitian lainnya yang dilakukan oleh LinkedIn membuktikan bisnis di negara-negara barat telah berhasil menerapkan konten pemasaran.

Namun, tidak demikian dengan Asia Tenggara karena konten pemasaran baru saja “lahir”. Pertanyaannya adalah mengapa konetn pemasaran sangat penting? Bagaimana cara menerapkan strategi membuat konten pemasaran yang unik untuk e-commerce Indonesia tahun ini? Berikut ini 5 strategi yang bisa Anda lakukan.

Konten Video

Artikel-2-Internet-Marketing-Cara-Membuat-Video-Iklan-yang-KreatifSejak tahun 2016, Tokopedia dan Bukalapak telah memanfaatkan video sebagai salah satu bentuk konten pemasaran. Tahun lalu aktivitas video memang banyak terfokus pada Youtube sebagai platform terbaik untuk melihat video. Namun, perkembangan teknologi yang pesat membuat video yang diprodusi bisa ditampilkan di platform yang berbeda. Pada tahun 2017, e-commerce Indonesia harus mulai memproduksi video lebih banyak dengan durasi yang pendek, misalnya Facebook dan Instagram stories.

Tak hanya video durasi pendek, Anda juga bisa membuat video live streaming, seperti di Facebook, Instagram, ataupun Youtube. Fitur ini dapat diandalkan oleh e-commerce untuk mempublikasikan berbagai produk yang mereka miliki.

Influencer

Ini adalah efek yang diharapkan oleh e-commerce saat melakukan campaign dengan menggandeng influencer. Sebagai pemasar, kita mengetahui bahwa tingkat kepercayaan orang akan meningkat setelah mendapatkan rekomendasi dari sesama konsumen. Inilah yang menjadi tantangan bagi para pemasar pada tahun 2017 untuk memutar otak bagaimana caranya melakukan kampanye sebaik mungkin.

Para pemasar cenderung disarankan untuk memilih influencer yang tepat dengan pertimbangan waktu kampanye dan alur cerita yang deep. Pada tahun 2017, e-commerce harus memaksimalkan kampanye influencer yang berfokus di Youtube, Instagram, dan blog.

Konten Interaktif

Fokus dari konten pemasaran adalah konsumen. Artinya, bagaimana sebuah brand mampu memberi manfaat kepada konsumen. Konten bertujuan untuk memaparkan data dengan cara menarik dan mudah dimengerti oleh para pembaca. Dengan demikian banyak orang berkunjung ke situs Anda untuk mendapatkan informasi. Selain itu, konten jenis ini juga berpeluang untuk dipublikasikan oleh media sehingga meningkatkan brand awareness dan kepercayaan masyarakat terhadap suatu e-commerce.

Infografis

Infografis bukanlah strategi baru dalam content marketing, tapi masih terus digunakan karena dianggap efektif dalam memaparkan data dengan cara ringkas ke pembaca. Dengan tingginya tingkat ketertarikan konsumen akan konten visual yang bagus. Oleh karena itu, para pemasar konten bisa memaksimalkan infografis untuk menyebarluaskan konten.

Mobile-Friendly

fit-for-mobileBerdasarkan riset yang dilakukan Gfk pada tahun 2016, 93 persen internet user di Tanah Air lebih senang mengakses web dengan smartphone ketimbang desktop. Oleh karenanya, para pemasar perlu menciptakan konten yang dapat dengan mudah dikonsumsi melalui smartphone.

Itu dia 5 strategi yang bisa Anda terapkan dalam membuat konten pemasaran untuk situs e-commerce.

Ketatnya Persaingan Memicu E-commerce Terus Berinovasi

 081532900_1463810202-Bayu_Syerli

 

 

 

 

 

 

 

Kehadiran e-commerce menghadirkan nuansa baru dalam berbelanja. Masyarakat tidak perlu lagi repot-repot mengunjungi toko atau mal. Cukup duduk santai di rumah dengan laptop atau smartphone dan koneksi internet, belanja sudah dapat dilakukan.

Berdasarkan data BPS pada September 2016 silam, jumlah pemain e-commerce di Tanah Air sudah semakin banyak, yaitu berkisar antara 26,2 juta. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 17 persen dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Ketatnya persaingan ini menuntut para pelaku e-commerce untuk terus mengembangkan strategi pemasarannya. Bayu Syerli Rachmat, Vice President Marketing Bukalapak mengungkapkan bahwa diferensiasi harus dilakukan agar e-commerce populer dan unik. Selain itu, tambah Bayu, Bukalapak mulai menghadirkan berbagai produk yang belum pernah dijual di marketplace lain, seperti emas, reksa dana, hingga kredit mobil.

Pada kesempatan yang sama, Head Communiction & Partnership Mataharimall, Alvin Aulia mengatakan tujuan e-commerce mereka sudah cukup berbeda dengan yang lainnya. Sebag, konsepnya bertujuan  untuk menyaingi Amazon, situs e-commerce terbesar di Amerika Serikat.

Seperti yang diketahui Amazon tidak hanya mengembangkan e-commerce, tapi juga toko dan pengiriman lewat drone. Sementara itu, Head Brand Marketing Alfacart, Yusi Obon menuturkan bahwa yang dilakukan pihaknya berfokus pada kebutuhan sehari-hari dan ke daerah-daerah di luar kota besar.

Infografis: Aplikasi Penting untuk Pemilik Bisnis E-Commerce (Part 3)

CaptureMenjalankan bisnis memang susah-susah gampang, tapi semua orang bisa melakukannya selama dibarengi dengan tekad yang tinggi. Apakah Anda berniat untuk menjalankan bisnis? Berikut aplikasi penting untuk pemilik bisnis e-commerce yang telah dirangkum dalam infografis part 3. 

Webp.net-compress-image (1)

6 Strategi E-commerce Agar Bisa Bersaing di Pasar Global

488337025

Peluang bertumbuhnya e-commerce di Indonesia memang semakin besar. Pertumbuhan itu seiring dengan meningkatnya jumlah peengguna internet di Indonesia. Per tahun 2015, transaksi belanja online di Tanah Air ditaksir mencapai angka US 1,2 juta dolar atau setara dengan Rp 16,2 milyar. Bagi e-commerce yang telah sukses menggaet pasar nasional, tentunya memiliki pemikiran untuk melangkah ke pasar regional hingga global.

Tercatat ada 80 juta lebih pengguna aktif online shopping di dunia. Diketahui total transaksi e-commerce sedunia sampai saat ini mampu mencapai angka US 130 miliar dolar. Dengan angka yang sangat fantastis itulah yang sangat menggiurkan. Bicara memang menjadi hal yang mudah, tapi merealisasikannya bukan hal yang mudah. Berikut ini ada 6 strategi e-comemrce agar mampu bersaing di pasar global.

Website Experience: Lokalisasi E-commerce

Website experience pada e-commerce adalah hal yang penting karena pelanggan dapat melihat produk dengan mudah. Perlu diingat bahwa experience yang Anda miliki bagus di dalam negeri bukanlah jaminan dianggap bagus di luar negeri. Harus ada lokalisasi konten agar sesuai dengan regional atau negera yang dituju.

Metode Pembayaran Mudah

1

Hal yang selalu menjadi kendala adalah membuat pelanggan berbelanja secara online adalah metode pembayaran yang sulit. Terlebih saat belanja online menggunakan situs luar negeri tentunya keamanan menjadi hal yang dikhawatirkan. Oleh karena itu, perlu disediakan alternatif metode pembayaran yang sesuai dengan masing-masing negara. Di Indonesia, kebanyakan orang masih belum memanaki kartu kredit sebagai sistem pembayaran sehingga transfer ATM dan cash on delivery (COD) jauh lebih populer. Jika Anda ingin masuk ke pasar luar negeri, pastikan untuk mengetahui metode pembayaran terfavorit.

Unique Selling Proposition

Unique selling proposition (USP) adalah poin penting yang mampu membedakan produk kita dengan produk kompetitor. Jika Anda memiliki banyak pesaing menjual produk yang sama, Anda harus menawarkan produk yang berbeda dan memiliki keunikan.

Oleh karena itu, e-commerce Indonesia yang ingin memasuki pasar global dianggap tidak ideal menawarkan produk elektronik, seperti gadget karena akan bersaing dengan pemain besar lainnya serta tidak termasuk produk unik dari Indonesia.

Branding Situs & Produk E-commerce

2Sebagus apapun produk yang Anda miliki, tentunya tidak ada artinya jika brand e-commerce tidak dikenal.Terlebih, produk yang ditawarkan di toko online hanya bisa dilihat dari situs internet sehingga kepercayaan pelanggan terhadap brand adalah hal utama. Jika Anda ingin membranding produk ke luar negeri, tentu saja harus membedakannya dengan apa yang dijual di dalam negeri. Pentingnya membaca karakteristik regional atau negara yang akan menjadi tujuan Anda. Strategi branding ini biasanya identik dengan beriklan di media cetak ataupun elektronik.

Menyesuaikan Preferensi Produk

Preferensi dan penilaian terhadap produk akan berbeda-beda di setiap komunitas masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melakukan riset demi mengetahui perkembangan pasar regional dan dunia. Sebagai contohnya, Anda tidak disarankan untuk menawarkan produk muslimah di negara yang hampir tidak ada penduduk muslim. 

Rantai Pasokan yang Bagus

Tidak hanya soal produk, website maupun pelayanannya, tapi bagaimana produk tersebut sampai tangan ke pelanggan. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan agar rantai pasokan berjalan dengan baik, yaitu payment, regulatory, dan fulfillment.

 

E-Commerce Berpeluang Besar Dongkrak Omzet IKM Sebesar 80 Persen

Suasana Pameran Batik Warisan Budaya VIII yang diikuti 44 perajin industri kecil menengah binaan Yayasan Batik Indonesia di Plasa Pameran Industri, Kemenperin, Jakarta, Kamis (1/10). Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, ekspor batik pada tahun 2014 sebesar 48,97 juta dollar AS. Kompas/Totok WIjyanto (TOK) 01-10-2015

Suasana Pameran Batik Warisan Budaya VIII yang diikuti 44 perajin industri kecil menengah binaan Yayasan Batik Indonesia di Plasa Pameran Industri, Kemenperin, Jakarta, Kamis (1/10). Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, ekspor batik pada tahun 2014 sebesar 48,97 juta dollar AS.
Kompas/Totok WIjyanto (TOK)
01-10-2015

Bagi pemerintah, data riil dari aktivitas pebisnis mikro elektronik dapat membantu proses penyusunan kebijakan. Pemerintah mengajak pengusaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk memanfaatkan program e-smart membuka akses pasar bagi produk. Program ini adalah hasil dari kerja sama Kementerian Perindustrian dengan e-commerce untuk memfasilitasi berbagai pengusaha kecil.

673111957

Gati Wibawaningsih, Direktur Jenderal IKM Kementerian Perindustrian mengungkapkan bahwa e-smart bermanfaat untuk pengumpulan basis para pelaku IKM yang valid di Tanah Air. Data para pelaku IKM serta penjualan yang dilakukan secara digital akan bermanfaat bagi evaluasi pemerintah. Analisa hasil evaluasi juga dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembinaan IKM.

Gati menuturkan harapannya akan program e-smart IKM agar menjadi layanan yang dapat tiandalkan oleh IKM dan pengembangan menyambut era digital. Namun, dia meminta para pelaku usaha untuk terus memperhatikan kualitas produk yang mereka jual di pasaran.

Kepercayaan konsumen adalah kunci penting dalam menghadapi produk-produk asing yang beredar di e-commerce dalam negeri. Menurut penelitian Deloitte Access Economics, pemanfaatan teknologi digital berpengaruh besar pada naiknya pendapatan hingga 80% dan pertambahan nilai inovasi hingga 17 kali lipat para pengusaha kecil.

 

 

Indonesia Perlu Data Akurat di Sektor E-commerce

2

Asosiasi e-commerce Indonesia (idEA) menekankan pentingnya pemerintah memiliki data ecommerce akurat, resmi, dan memberikan edukasi guna meningkatkan kualitas SDM di bidang IT. Edukasi yang diperlukan melalui edukasi formal atau informal. Edukasi informal telah dilakukan oleh beberapa grup BUMN yang ke daerah-daerah guna mendidik masyarakat agar menjadi pebisnis ulung di ranah e-commerce.

Tidak hanya itu, edukasi yang dibutuhkan melalui formal dan informal. Edukasi informal telah dilakukan oleh sejumlah grup BUMN ke daerah-daerah untuk mendidik masyaraka agar mereka dapat menjadi pebisnis ulung di ranah e-commerce. Selain itu, edukasi formal juga diberikan agar semakin banyak tenaga kerja lokal yang sudah terlatih di bidang IT guna meminimalkan impor tenaga kerja dari negara yang lain.

Baca juga: idEA Mengapresiasi Penuh Penerbitan Perpres Peta Jalan E-commerce

1E-commerce bukannya tidak ingin diatur, tapi jika diatur terlalu banyak akan membuat perkembangannya menjadi tidak bagus. Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Bahlil Lahadia mengungkapkan pemerintah harusnya tidak hanya fokus pada pertumbuhan kawasan ekonomi, tapi juga fokus pada penguatan skala usaha.