Pro Kontra Sistem Pembayaran COD sebagai Metode Transaksi E-Commerce

1 2Di negara berkembang seperti Indonesia, sangat sedikit orang yang memiliki kartu kredit. Hal ini menjadi suatu kesulitan tersendiri bagi para pelaku e-commerce. Banyak yang mengandalkan cara pembayaran dengan proses yang lebih rumit, seperti transfer ATM. Fenomena inilah yang akhirnya memicu kemunculan metode pembayaran baru,  yaitu Cash on Delivery (COD). Dengan COD, pelanggan bisa memesan suatu barang melalui online, kemudian membayarnya dengan uang tunai secara langsung saat produk diterima. Hasilnya, masyarakat Indonesia menyukai sistem pembayaran ini karena dianggap lebih mudah.

Para pemilik situs e-commerce menjadikan COD sebagia senjata baru untuk mengajak lebih banyak orang berbelanja online. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata di sisi lain, COD adalah sistem yang cukup merepotkan dan berisiko dibandingkan dengan sistem pembayaran lainnya. Apa sajakah? Berikut ini ulasannya.

Tingginya Potensi Pembatalan Transaksi

1Vice President Marketing elevenia, Madeleine Ong De Guzman mengaku bahwa dia kurang menyukai sistem pembayaran COD. Pada acara IESE 2016, wanita yang akrab dipanggil Mads mengungkapkan bahwa sampai saat ini elevenia masih belum menyediakan pembayaran COD.

Dia menjelaskan bahwa dalam metode COD, pembeli sering kali berubah pikiran saat barang yang mereka pesan sampai ke rumah, dan  akhirnya membatalkan transaksi. Terkadang, para pembeli mengatakan bahwa mereka tidak memesan barang tersebut. Selain itu, mereka juga mencoba barang yang dikirimkan, tapi kemudian menolaknya karena tidak cocok.

Pembatalan transaksi COD juga bisa menimbulkan masalah lain. Saat pembeli menolak barang, sang kurir akan bingung ke manakah mereka akan mengembalikan barang.

Perusahaan Logistik Tidak Tertarik Menggunakannya

Kerumitan dalam transaksi COD diakui oleh CEO Interim dari PT. Pos Indonesia, Yan Hendry Jauwena. Memang, Badan Usah Milik Negara (BUMN) tersebut membuka layanan COD, tapi Yan mengungkapkan kalau pihaknya cenderung enggan memakai pilihan pembayaran tersebut.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Deputi GM Express II di JNE Express, Trian Yuserma. “Kami memang menyediakan layanan COD, tapi sebaiknya para pelaku e-commerce tidak mengandalkannya.”

Trian berharap para pembeli di situs e-commerce yang memilih layanan COD sebaiknya bertempat tinggal di wilayah perkotaan. Sebab, saat ini JNE masih kesulitan menerapkan layanan COD ke daerah pelosok.

Apa Solusi yang Dibutuhkan?

3

Sebagai pimpinan dari perusahaan logistik, Hadi Kuncoro mengakui kalau ada beberapa kerumitan dalam proses pembayaran COD. Namun, menurutnya COD tetap dibutuhkan, dan banyak situs e-commerce yang menginginkan layanan itu.

Untuk mengatasi masalah-masalah yang biasa terjadi dalam proses COD, ada tiga hal yang perlu dilakukan oleh para perusahaan logistik. Pertama, meningkatkan kontrol terhadap kurir. Kedua, memperkuat teknologi pelacakan, baik dalam pergerakan kurir atau penyelesaian pembayaran. Dan yang ketiga, bekerja sama dengan berbagai pihak.

 

 

 

Bagaimana Cara Memaksimalkan Instagram untuk Mempromosikan Produk E-commerce?

2Instagram kini sudah berubah menjadi media sosial yang dapat digunakan sebagai akun personal ataupun bisnis. Kini, Instagram bisa menjadi wadah untuk berbisnis meskipun fiturnya tidak selengkap Facebook, Twitter, dan Pinterest. Namun, para pengguna Instagram for business tidak hanya dapat mengunggah foto produk mereka, tapi juga bisa menggunakan media tersebut untuk membangun brand. Berikut ini ada beberapa tips bagi para pemilik e-commerce untuk memaksimallkan Instagram guna membangun citra brand.

Maksimalkan Foto Produk

2Bagi konsumen, melihat foto-foto produk di Instagram memberikan sensasi yang sama saat pergi ke mal. Saat Anda menambahkan produk baru, pastinya Anda tidak bisa memaksa konsumen untuk melihat langsung produk tersebut. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menggiring mereka mengunjungi halaman produk baru.

Daripada menghabiskan waktu memotret gambar terbaik untuk profil Instagram brand, sebaiknya buatlah gambar produk yang jelas dan bisa digunakan di banyak platform.

Menunjukkan bahwa Audiens Memakai Produk Anda

Media sosial seperti Instagram sangat cocok digunakan untuk e-commerce karena dapat menjadi sarana untuk testimoni pelanggan yang puas membeli produk Anda. Dengan merepost ulang foto dari pengguna produk, Anda bisa meyakinkan audiens untuk membeli produk tersebut. Namun sayangnya, sejumlah foto sering kali membuat audiens kebingungan karena mereka tidak mengetahui produk apa yang berusaha untuk diperlihatkan pada foto tersebut.

Hal ini bukan berarti foto yang digunakan audiens tidak bagus atau efektif, hanya saja Anda harus membuat caption agar tetap relevan. Tunjukkan seperti apa produk saat digunakan dan apa kegunaannya pada pengguna Anda.

Membangun Kepribadian Brand

Jadikan brand Anda lebih bersahabat di mata konsumen. Salah satu caranya bisa dengan mengunggah foto suasana kantor agar audiens mengetahui apa yang Anda kerjakan. Perlakukan audiens selayaknya  seorang teman.

Membagi Kata-Kata Inspiratif

Siapa sih yang tidak suka dengan kata-kata inspiratif? Sebuah post yang inspiratif berpeluang mendapatkan repost dari audiens. Oleh karena itu, post jenis ini sangat cocok bagi Anda yang ingin melakukan branding di social media. Kata-kata inspirasional ini bisa berupa motivasi atau humor yang bisa Anda kutip dari pernyataan tokoh-tokoh inspiratif. Namun, pastikan untuk memilih kata-kata inspirasional yang relevan dengan brand.

Menggunakan Hashtag

3

Bagi Anda yang sudah lama terjun ke dunia media sosial, hashtag bukanlah hal yang baru. Hashtag adalah sebuah kata yang dituliskan setelah tanda pagar (#). Hashtag pertama kali populer di platform Twitter, tapi sekarang sudah berkembang menjadi link yang banyak dicari di media sosial. Dengan meng-klik link hashtag, para pengguna dapat melihat post yang menggunakan hashtag sama.

Itu dia 5 cara yang bisa Anda lakukan dalam memaksimalkan Instagram untuk membangun brand bisnis. Ingat, gunakan berbagai upaya dan eksperimen utuk mendapatkan perhatian dari audiens. Tidak hanya gambar, Anda juga bisa mengunggah video singkat di instagram agar postingan tampak lebih menarik.

 

 

5 Temuan Menarik dalam Ramainya Persaingan E-Commerce di Indonesia

2

Persaingan e-commerce di Indonesia memang tampaknya semakin panas pada tahun 201. Ini terlihat dari kerja sama Alfacart dengan Unilever, re-branding Blanja.com, hingga perubahan nama Garena menjadi SEA setelah mendapatkan dana sebesar US$550 juta (sekitar Rp7,3 triliun).

Dari maraknya persaingan yang terjadi antara e-commerce, ada 5 temuan menarik. Apa sajakah?

E-commerce Lokal Tetap Merajai Persaingan

Dari sepuluh besar e-commerce dengan pengunjung terbanyak, tujuh di antaranya adalah e-commerce lokal, yaitu Tokopedia, Elevenia, Bukalapak, Blibli, Alfacart, MatahariMall, dan Bhineka. Sementara itu, tiga e-commerce internasional yang berhasil masuk ke dalam daftar adalah Lazada, JD.ID, dan Blanja.

Baca juga: Menguatnya Bisnis Ecommerce, Sejalan dengan Pertumbuhan Bisnis Pergudangan

Lazada Kalahkan Tokopedia dalam Jumlah Monthly Visitor

Sebagai pemain lokal, Tokopedia terus berupaya mengejar Lazada dari segi visitor per bulan. Dalam data terbaru peta e-commerce Indonesia, Lazada berhasil mengalahkan pengunjung Tokopedia per bulannya.

Blibli Merajai Facebook dan Twitter

1

Di Indonesia, Blibli berhasil merajai dua dari tiga social media yang menjadi parameter di peta e-commerce Indonesia, yaitu Twitter dan Facebook. Jumlah fans Blibli di Facebook dan pengikut di Twitter berhasil menempati urutan pertama, di atas Tokopedia.

Fashion E-commerce Merajai Instagram

3Fashion e-commerce berhasil merajai media sosal Instagram. Dari sepuluh e-commerce yang memiliki jumlah pengikut terbanyak di Instagram, 50% di antaranya adalah fashion e-commerce. Hal ini karena fashion e-commerce mementingkan aspek visual dari produk yang mereka jual. Dan Instagram adalah tempat terbaik untuk memamerkan foto-foto produk.

Baca juga: 5 Tips Jitu Bersaing dengan Situs Ecommerce Besar

Monthly Visitor Alfacart Saingi MatahariMall

Alfacart dan MatahariMall sama-sama mengawali bisnis secara offline sebelum mencoba peruntungan di ranah online. Dalam peta e-commerce Indonesia, jumlah pengunjung bulanan Alfacrt mampu memperbesar jarak dengan MatahariMal.

Itulah 5 temuan menarik dalam ketatnya persaingan e-commerce di Indonesia. Jadi, kita tunggu saja seperti apa pergerakan persaingan ini nantinya.

 

All Set, Wajah Baru minimal.co.id Diluncurkan

Capture

Situs belanja fashion online minimal.co.id resmi diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kemudahan berbelanja fashion brand Minimal melalui situs internet. Didirikan pada tahun 2002, misi Minimal adalah mendukung fashion kaum muda, wanita, bahkan pria untuk tampil dengan perkembangan tren terbaru.

Minimal menawarkan berbagai gaya pakaian untuk keperluan sehari-hari ataupun formal dengan kualitas premium dan harga terbaik. Sebagai salah satu tujuan mode Indonesia dan menjadi jawaban akan fashion yang mumpuni membuat Minimal digandrungi banyak kalangan.

Minimal yang Sekarang

2

Tampil dengan wajah baru, minimal.co.id memberikan pengalaman belanja online yang mudah, baik di desktop, seluler, ataupun tablet. Ada sejumlah perbedaan dari “wajah” baru website minimal.co.id jika dibandingkan dengan tampilan lama. Jika website lama memiliki tampilan gambar yang kecil dan kurang menarik, wajah baru Minimal memakai wide image untuk memperjelas setiap produk yang dijual. Tidak hanya itu, tampilan website terbaru juga lebih menarik dengan produk-produk yang lebih ter-highlight. Meskipun fiturnya tidak berbeda secara signifikan, tapi website terbaru minimal.co.id lebih  user friendly yang akan memudahkan pengguna  untuk belanja online.

Ada sejumlah fitur menarik yang ditawarkan di minimal.co.id, salah satunya adalah loyal program, yaitu point system yang dapat ditukarkan dengan poin belanja. Semakin sering Anda berbelanja melalui website, semakin banyak  poin yang akan didapatkan. Fitur lain yang juga bisa Anda lihat di website terbaru minimal.co.id adalah lookbook dengan koleksi menarik untuk memberikan referensi Anda dalam berbelanja.

Bagi Anda yang menginginkan kepuasan berbelanja melalui situs online dengan kemudahan, minimal.co.id bisa menjadi jawaban yang tepat. Mengikuti tren terbaru dengan berbagai gaya fashion membuat ragam pakaian yang dijual di minimal.co.id dapat diaplikasikan dalam berbagai aktivitas. Minimal.co.id mengutamakan layanan pelanggan yang sangat baik dengan pengiriman ke seluruh Indonesia.

8Commerce sebagai Pengembang Website ECommerce

3

8commerce, e-commerce enabler di Jakarta adalah developer yang berada di belakang layar terwujudnya tampilan terbaru dari website minimal.co.id. Sebagai e-commerce enabler, 8commerce membantu seegala proses, mulai dari pengembangan e-commerce dan sistemnya, pemasaran digital, logistik, dan pemenuhan niaga demi memberikan pengalaman belanja online terbaik bagi minimal.co.id.

Potensi Digital Marketing di Indonesia Tahun 2017

LOGO-1-smallerPerkembangan digital marketing di Indonesia terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dengan penetrasi internet serta media sosial yang terus mengalami kenaikan di antara lebih dari 260 juta penduduk, Indonesia mulai memperlihatkan potensi sebagai target pasar yang cukup menjanjikan di Asia Tenggara. Berikut ini ada beberapa hal menarik yang perlu Anda ketahui terkait dinamika pemasaran digital di Tanah Air.

Baca juga: 10 Hal yang Disoroti dalam Menyusun Strategi Digital Marketing 2017

Social media menempati urutan teratas sebagai kategori pemasaran digital

Saat ini, penggunaan media sosial di Indonesia memang memiliki angka yang sangat tinggi. Hal tersebut memberikan dampak yang cukup efektif untuk mendorong eksposur kampanye pemasaran digital, terutama dalam menjangkau target audiens secara organik (tanpa boost).
Sekitar delapan puluh juta orang di Indonesia adalah pengguna aktif di social media. Angka tersebut menjadi sasaran empuk bagi kalangan marketer. Disusul dengan iklan social media, search marketing berbayar, content marketing, dan influencer marketing.

1

Tantangan dalam dunia digital marketing di Indonesia

Meskipun ada peningkatan cukup signifikan, bukan berarti pertumbuhan digital marketing tidak mengalami masalah di Indonesia. Saat ini, tantangan yang kerap dihadapi oleh para pelaku pemasar di Indonesia adalah keterbatasan dana, kemampuan, dan ketersediaan sumber daya. Akibatnya, sebagian besar konten digital marketing lebih banyak ditujukan untuk membangun awareness, bukan untuk menghasilkan direct sales (penjualan langsung).

Baca juga: 4 Cara Bangun Strategi Digital Marketing

Masih banyak kesempatan untuk bereksplorasi

Semakin relevan kegiatan digital marketing seperti saat ini maka semakin mendorong perusahaan untuk memanfaatkan medium serupa untuk keperluan pemasaran. Ada banyak hal yang masih bisa dieksplorasi dalam metode digital marketing. Berdasarkan survei, para marketer di Indonesia percaya bahwa content marketing, pengalaman konsumen, dan platform mobile masih bisa dieksplorasi lebih jauh. Bahkan, ketiganya terhubung satu sama lain dan berpotensi besar untuk dikembangkan.

Melihat kondisi yang ada saat ini, kita hanya perlu memikirkan strategi apa yang tepat dan relevan sambil melihat sejauh mana metode marketing berkembang lewat tool digital yang ada.

 

9 Alasan Anda Membutuhkan Strategi Pemasaran Digital

1

Darimana Anda memulai jika berniat untuk mengembangkan strategi pemasaran digital? Nampaknya, masih banyak perusahaaan yang masih belum memiliki rencana.

Faktanya, strategi pemasaran digital sangat diperlukan oleh sebuah perusahaan dalam menjalankan bisnis. Mengapa demikian? Berikut 9 alasan kenapa Anda membutuhkan strategi pemasaran digital di tahun 2017.

  1. Tidak punya tujuan
    2
    Ternyata, masih banyak perusahaan yang tidak memiliki strategi pemasaran untuk mendapatkan pelanggan baru atau membangun hubungan yang lebih dalam dengan perusahaan yang sudah ada. Jika Anda termasuk ke dalam daftar tersebut, sulit untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditargetkan. 
  1. Pesaing yang ada dan start up akan mendapatkan pangsa pasar
    Jika tidak mengerahkan cukup sumber daya untuk pemasaran digital menggunakan pendekatan ad-loc tanpa strategi yang jelas, pesaing akan memanfaatkan strategi Anda.
  1. Anda tidak memiliki proposisi nilai online yang kuat
    Proposisi nilai pelanggan online yang didefinisikan dengan jelas akan membantu Anda membedakan layanan online yang mendorong pelanggan lama dan baru untuk terlibat dan tetap setia.
  1. Anda tidak mengenal pelanggan online dengan cukup baik
    Sering dikatakan bahwa digital adalah “media terukur yang pernah ada”. Namun, Google Analytics dan sejenisnya hanya akan memberi tahu Anda volume kunjungan, bukan sentimen pengunjung, seperti apa pendapat mereka. Untuk itulah, Anda perlu menggunakan alat umpan balik pengguna situs web lainnya untuk mengidentifikasi kelemahan dan mengetahui cara mengatasinya.
  1. Anda tidak terintegrasi
    Ini terlalu umum untuk aktivitas pemasaran digital yang harus diselesaikan, apakah itu pemasar digital spesialis, IT, atau agen digital terpisah. Semua orang setuju bahwa media digital bekerja paling baik bila terintegrasi dengan saluran media.
  1. Digital tidak memiliki cukup banyak orang atau anggaran penting
    3

    Sumber daya yang tidak mencukupi akan ditujukan untuk perencanaan dan pelaksanaan e-marketing dan kemungkinan tidak adanya keahlian pemasaran khusus yang akan menyulitkan untuk merespon ancaman persaingan secara efektif.
  1. Anda membuang-buang uang dan waktu melalui duplikasi
    Bahkan jika Anda memiliki sumber daya yang memadai, ini mungkin akan sia-sia. Hal inii terutama terjadi pada perusahaan besar di mana Anda melihat berbagai bagian dari organisasi pemasaran membeli alat atau menggunakan agen yang berbeda untuk melakukan tugas pemasaran online serupa.
  1. Anda tidak cukup gesit untuk mengejar ketertinggalan atau tetap di depan
    Jika Anda melihat merek online teratas, seperti Amazon, Dell, Google, Tesco, Zappos, semuanya dinamis – pendekatan baru untuk mendapatkan atau mempertahankan pelanggan mereka.
  1. Anda tidak mengoptimalkannya
    Setiap perusahaan dengan situs web akan memiliki analisis, tapi banyak manajer senior tidak memastikan bahwa tim mereka membuat atau memiliki waktu untuk meninjau dan bertindak. Saat sekali strategi memungkinkan untuk mendapatkan dasar-dasarnya dengan benar maka Anda dapat terus meningkatkan aspek-aspek kunci seperti pemasaran pencarian, pengalaman pengguna situs, pemasaran email dan media sosial.

Baca juga: Apa Itu Digital Marketing?

Jadi itulah 9 alasan kenapa Anda membutuhkan strategi pemasaran digital. Semoga artikel ini bermanfaat!

 

Infografis: Aplikasi Penting untuk Pemilik Bisnis E-Commerce (Part 2)

2Menjalankan bisnis memang susah-susah gampang, tapi semua orang bisa melakukannya selama dibarengi dengan tekad yang tinggi. Apakah Anda berniat untuk menjalankan bisnis? Berikut aplikasi penting untuk pemilik bisnis e-commerce yang telah dirangkum dalam infografis part 2. 

aplikasi-penting-untuk -bisnis-ecommerce-02

Berikut Ini Tipe-Tipe Konsumen Toko Online, yang Manakah Anda?

Content Sosmed 8Commerce 30-10-17Berbelanja secara online adalah kegiatan yang sangat menyenangkan, terlebih jika Anda berhasil membeli barang yang selama ini diinginkan. Namun demikian, tak jarang kegiatan belanja menimbulkan kekecewaan dan penyesalan di kemudian hari. Tentu saja hal ini tergantung pada bagaimana  Anda menempatkan aktivitas dari kegiatan belanja itu sendiri.

Anda termasuk gemar berbelanja online? Jika iya, ternyata ada beberapa tipe konsumen toko online lho, mulai dari tipe innovator, earlyadopters, latebloomers, dan Gap-tech. Berikut ini adalah tipe-tipe konsumen e-commerce berdasarkan riset dari Google tentang belanja di Indonesia:

Baca juga: 5 Fakta Mencengangkan untuk Anda yang Suka Belanja Online 

onlineshopper-1200x600

  1. Innovator
    Tipe konsumen ini biasanya memiliki pendapatan yang tinggi. Mereka cenderung menggunakan aplikasi untuk berbelanja online karena memiliki banyak perangkat. Sekitar 64% konsumen dari tipe ini senang apabila mendapatkan notifikasi dari e-commerce. Untuk pembayaran, mereka cenderung menggunakan internet banking.

    Meskipun konsumen pada tipe ini berpendapatan tinggi, sekitar 74% lebih memilih barang dengan harga murah dan tetap mengutamakan kualitas.
  1. Earlyadopters
    Earlyadopters adalah tipe konsumen dengan pendapatan yang lebih rendah, tapi memiliki banyak perangkat untuk berbelanja. Konsumen tipe ini lebih tertarik mencari informasi tentang e-commerce melalui mesin pencarian (tidak langsung pada aplikasi atau web toko langsung).
    Tipe konsumen ini biasa melakukan pembayaran dengan transfer ATM atau internet banking. Dengan pendapatan yang relatif rendah, tidak mengherankan jika 66% tipe konsumen ini cenderung menyukai barang dengan harga rendah dan 46% tertarik dengan diskon.
  1. Latebloomers
    Tipe konsumen ini termasuk baru dalam dunia e-commerce. Latebloomers tergolong dalam konsumen yang memiliki pendapatan rendah dan satu perangkat. Namun demikian, tipe konsumen ini tergolong aktif. Biasanya mereka berbelanja melaluui mobile sites dan aplikasi belanja online. Harga diskon adalah hal terpenting daripada kualitas barang. Metode pembayaran yang biasanya disukai adalah Cash On Delivery (COD).
  1. Gap-tech
    Tipe konsumen ini tergolong memiliki pendapatan yang tinggi, tapi hanya suka berbelanja pada satu perangkat. Konsumen ini menyukai info tentang suatu produk sendiri daripada iklan. Gap-tech cenderung menyukai pembayaran yang dilakukan melalui transfer. Hampir 60% tipe konsumen ini menyukai diskon dan cenderung melihat barang dan merasakannya secara langsung.

Itu dia tipe-tipe konsumen berbelanja online. Termasuk yang manakah Anda?

Baca juga: Akses dari Ponsel Menjadi Pilihan Utama Konsumen E-Commerce Indonesia 

5 Tips Jitu Bersaing dengan Situs Ecommerce Besar

Content Sosmed 8Commerce 27-10-17Mungkin banyak dari Anda yang tertarik untuk berjualan secara online. Namun, melihat banyaknya situs e-commerce besar yang sudah memiliki nama membuat sebagian orang mengurungkan niatnya karena merasa minder. Sebenarnya, Anda tidak perlu takut atau merasa minder untuk bersaing karena semua orang dapat bersaing selama memiliki strategi marketing yang tepat. Lantas, bagaimana cara jitu untuk bersaing dengan situs-situs e-commerce besar tersebut? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Membuat toko online profesional

Digital Online Shop Commerce Market Office Concept

Digital Online Shop Commerce Market Office Concept

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan untuk bersaing dengan situs e-commerce raksasa adalah membangun toko online yang profesional. Minimal menggunakan CMS seperti wordpress agar tampak lebih profesional di mata pelanggan.

Baca juga: 3 Hal yang Diperlukan dalam Membuat Toko Online 

Menggunakan nama yang memiliki potensi besar untuk menjadi brand

Tips selanjutnya adalah membuat nama untuk toko online. Anda bisa memilih nama yang berpotensi besar menjadi brand. Hindarilah memakai nama individu untuk toko online.

Menjual satu produk saja

Anda bisa fokus menjual satu jenis barang saja agar dikenal pelanggan sebagai spesialis dari jenis produk tersebut. Umumnya, situs-situs e-commerce besar menjual berbagai jenis barang. Jika Anda ingin bersaing dengan situs e-commerce besar maka Anda bisa menjual satu produk saja agar mudah diingat oleh para pembeli.

Banting harga

1Jika Anda tidak membeli produk langsung dari luar negeri atau tangan pertama maka akan sulit untuk menjual produk dengan harga yang Anda inginkan. Terlebih, jika Anda menjadi reseller dari toko lain karena harga yang akan Anda jual akan berlipat ganda. Jadi, usahakan agar Anda menjadi importir langsung atau memproduksi barang sendiri agar mampu menjual barang lebih murah dibandingkan dengan kompetitor.

Mencari reseller atau dropshipper

Untuk menunjang kelangsungan toko online, sebaiknya Anda memiliki reseller atau dropshipper. Dengan demikian, Anda akan memiliki banyak penjual yang memasarkan produk Anda kepada konsumen. Ingat, kebanyakan toko-toko online yang sukses memiliki banyak reseller atau dropshipper.

Baca juga: Apa Itu E-Commerce Enabler dan Bagaimana Proses Kerjanya

Itu dia 5 tips jitu yang bisa dilakukan untuk membantu Anda bersaing dengan situs- e-commerce besar. Ingat, dalam berjualan online tidak perlu takut bersaing. Asalkan Anda berbeda dan mampu melakukan banyak inovasi maka hasil yang didapatkan pun akan maksimal.

8commerce, e-commerce enabler, end-to-end Indonesia, mulai dari pengembangan e-commerce dan sistemnya, pemasaran digital, logistik dan e-commerce fulfillment. Fokus kami adalah kepuasan pelanggan dengan  memberikan pengalaman belanja online terbaik. Jadi, jika Anda ingin menjalankan bisnis e-commerce tapi tidak cukup percaya diri, 8commerce siap membantu Anda. Segera hubungi kami.

 

7 Langkah Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Bisnis Online

Content Sosmed 8Commerce 26-10-17Kepuasan pelanggan harus menjadi prioritas bagi para pelaku bisnis e-commerce. Biasanya, mendapatkan pelanggan  baru memerlukan biaya 6-7 kali lipat daripada mempertahankan yang ada. Namun, kurangnya keluhan pelanggan bukan berarti tanda bahwa mereka puas dengan layanan yang Anda berikan.

Mungkin Anda masih merasa bingung bagaimana cara meningkatkan kepuasan pelanggan dalam berbisnis online. Berikut ini ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan.

Berikan penghargaan pada konsumen setia

Memberikan penghargaan kepada pelanggan yang sangat loyal membeli produk Anda adalah salah satu langkah yang bisa dilakukan.

Memberikan bukti bukan janji

Berikan bukti bukan janji kepada pelanggan untuk memenuhi harapan pelanggan. Dengan memberikan tingkat layanan yang baik secara konsisten maka Anda bisa mengubah pembeli biasa menjadi pelanggan loyal.

Membuat kebijakan jelas

Anda perlu memastikan bahwa proses pembayaran jelas dan mudah digunakan. Setiap tombol call to action (CTA) harus mengarahkan pelanggan ke langkah yang selanjutnya untuk menyelesaikan pembelian. Selain itu, Anda juga perlu membuat kebijakan pengembalian yang jelas agar para pelanggan merasa nyaman melakukan pembelian di toko online.

Baca juga: Ini Dia Tips Layanan Pengembalian Produk pada E-Commerce

Memberikan respon yang cepat

tipe-fast-response

Setiap konsumen pasti menginginkan informasi dan pelayanan yang cpat. Kecepatan layanan bisa menjadi daya saing yang dapat meningkatkan atau menurunkan reputasi dari suatu situs e-commerce.

Menjawab pertanyaan konsumen, komplain, dan lain sebagainya secara cepat akan membuat pelanggan merasa terbantu. Jika diabaikan, konsumen akan menyuarakan ketidakpuasan mereka yang mempengaruhi reputasi dari situs e-commerce itu sendiri.

Mengantisipasi kebutuhan konsumen

Anda membutuhkan pemahaman mendalam dan terstruktur dari kebutuhan pelanggan. Sebelum konsumen berpikir mengenai apa yang mereka cari, Anda harus menyediakan apa yang mereka butuhkan.

Membuat kemasan produk menarik

Fashion

Kemasan produk bukan hanya sekedar penampilan produk. Namun, Anda perlu memperhatikan bagaimana tingkat pembelian serta value added yang ditawarkan tampak dari kemasan produk sehingga terlihat bernilai.

Memberikan informasi berkala

Anda bisa mempertimbangkan newsletter berkala yang dikirimkan kepada konsumen secara rutin. Newsletter tersebut tentunya memuat informasi penting yang dibutuhkan oleh konsumen.

Dalam pasar e-commerce, kepuasan konsumen menjadi kunci utama dalam perkembangan bisnis. Beberapa langkah di atas diharapkan dapat membantu Anda untuk meningkatkan kepuasan pelanggan saat berbelanja online.

Baca juga: Ulasan Pelanggan pada Situs Bisnis E-Commerce Mampu Raup Banyak Keuntungan 

8commerce, sebagai e-commerce enabler akan membantu Anda untuk mengurus segala kegiatan yang biasa dihadapi oleh situs belanja online. Dengan didukung oleh tim berpengalaman, 8commerce bisa menjadi solusi para pelaku bisnis e-commerce yang ingin mengembangkan usahanya.